
Setiap pagi di MTsN 6 Merangin, suasana hangat dan penuh kebersamaan tercipta ketika para guru menyambut kedatangan siswa-siswi di gerbang madrasah. Tradisi ini telah menjadi bagian dari rutinitas harian sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Guru-guru berdiri berjajar rapi, menyapa siswa dengan salam dan senyum, sementara para siswa dengan tertib membalas salam dan bersalaman sebagai bentuk penghormatan.
Kegiatan penyambutan ini tidak sekadar rutinitas, melainkan upaya nyata dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, khususnya sikap saling menghormati dan menghargai sesama. Hubungan harmonis antara guru dan murid pun terbangun, menciptakan lingkungan belajar yang positif dan kondusif. Suasana pagi yang penuh kehangatan ini juga memperkuat kedekatan emosional antara pendidik dan peserta didik.

Wakil Kepala, Suherman, menjelaskan bahwa penyambutan pagi merupakan bagian dari pembiasaan karakter Islami dan penguatan pendidikan akhlak di lingkungan madrasah. "Melalui penyambutan dan kegiatan bersalaman setiap pagi, kami ingin menanamkan budaya saling menghargai, disiplin, dan kedekatan emosional antara guru dan siswa," ujarnya.
Selain sebagai sarana membangun karakter, kegiatan ini juga menjadi momen bagi para guru untuk memantau kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran. Guru dapat memperhatikan kehadiran, kerapian seragam, serta sikap santun siswa sejak mereka tiba di madrasah. Tak jarang, guru juga memberikan nasihat ringan atau sapaan hangat, sehingga siswa merasa dihargai dan diterima.
Tradisi penyambutan pagi di MTsN 6 Merangin diharapkan dapat terus berlangsung dan menjadi budaya yang mengakar kuat. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antarwarga madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berbudaya santun.
|
65x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Merangin dan Sekitarnya
Memuat tanggal...